Tulisan ini dibuat untuk para pemilik kucing maupun yang bukan pemilik kucing dan yang menyukai kucing maupun yang tidak menyukai kucing. Hal ini pun wajib diketahui bagi orang yang merasa menyayangi binatang. Tulisan ini pun dibuat agar orang-orang pun sadar dan kejadian seperti tulisan di bawah ini mudah-mudahan tidak terulang lagi.

Gw merasa iba dengan anak kucing yang gw temukan kemarin sore di bawah pohon di pinggir jalan (6 Agustus ’15). Saat ditemukan, mereka sedang saling tidur bergerombol, mungkin untuk mencegah dinginnya udara. Awalnya gw pikir hanya tidur biasa, tetapi setelah melihat sekitar untuk mencari induknya, yang gw temukan malah plastik hitam yang berada di dekat anak-anak kucing yang lagi tidur. Begitu dicek, ternyata di dalam plastik itu sudah berisi kencing dan tainya anak-anak kucing itu. Kesimpulan yang gw ambil: anak-anak kucing ini dibuang oleh orang, mungkin karena takut tidak sanggup mengurusi.

Apakah salah untuk membuang kucing begitu saja? Mungkin tidak. Toh kalau membuang di tempat yang benar mungkin kucingnya juga bisa mencari makan sendiri. Toh dibandingkan anjing, peluang hidup kucing lebih besar di tempat liar karena secara alami kucing adalah hewan pemburu yang bersifat individualis.

Tetapi yang membuat kesal pada situasi kemaren adalah: umur kucingnya. Anak kucing yang dibuang ini masih kecil-kecil umurnya!

Umur kucingnya juga mungkin baru kurang lebih sebulan. Pada umur segitu mah anak-anak kucingnya mana bisa mencari makan sendiri! Yang ada malah kucingnya kelaparan, ataupun kalah dengan kucing-kucing dewasa lain yang berada di area itu. Belum lagi kucingnya masih terlalu polos untuk menghindari kendaraan yang berlalu-lalang.

liat dong masih kecil-kecil kucingnya :( Sendal for scale
liat dong masih kecil-kecil kucingnya 😦
Sendal for scale

Akhirnya gw pun membawa pulang tiga kucing ini ke kosan untuk diurus. Gw kasih susu non-laktosa dan makanan dry food (untung bisa dimakan dry food-nya). Tetapi entah sampai kapan ini akan berlangsung, mungkin sampai ada yang ingin mengadopsi, atau jika sudah lebih besar baru saya lepas lagi. (Di kosan gw udah ada empat malah, mau nambah lagi si mas kosan takut ga bisa ngurusin..) (Mana kucing gw juga hamil kan, masa mau nambahin kucing lagi sampai 10?? Cat madness!!)

Tentunya terdapat beberapa syarat agar kucing dapat dibuang dengan layak. Mudah-mudah beberapa tips di bawah ini bisa diperhatikan bagi semua orang jika ingin membuang kucing-kucing mereka:

  • wajib, perhatikan umur!
    umur itu wajib diperhatikan jika ingin membuang mereka. Jika terlalu muda, malah tidak ada peluang untuk hidup! Lebih baik mengurusi bentar sampai sudah agak besar. Tandanya adalah: sudah bisa berburu makanan sendiri, sudah tidak mengeong berlebih, sudah bisa membersihkan diri sendiri (self-grooming), sudah tidak ingin menete lagi, bulunya sudah agak panjang, tidak terlalu pendek atau lancip, dan matanya sudah bukan mata cengeng lagi 🙂
matanya masih cengeng, bulunya juga masih pendek lancip
matanya masih cengeng, bulunya juga masih pendek lancip
  • perhatikan tempat
    tempat tentunya harus mendukung agar bisa mencari makan dengan baik.
    – Jangan di tempat yang terlalu ramai seperti jalan raya (penuh dengan kendaraan)
    – Jangan di tempat yang terlalu kotor, contohnya: pasar!
    Banyak orang yang berpikir bahwa pasar adalah tempat yang baik karena banyak makanan, kenyataannya pasar adalah tempat yang kotor dengan makanan yang tidak layak. akibatnya kucing malah jadi semakin penyakitan

    Beginilah nasib anak anak meong yg tinggal dipasar, tubuhnya kurus kering, tapi perutnya gendut berisi parasit dan cacing, kasihan sekali setiap e’e dan muntahnya berisi cacing, perutnya gendut sampai sulit untuk bobo, anak meong ini kalau bobo selalu nungging, karena kalau tidak nungging pasti e’enya selalu ngucur sendiri, kalau jalan atau berdiri pun ‘enya selalu berceceran dilantai.


    sumber: facebook.com/cerlina2

    – Jangan di tempat yang terlalu sepi (akan kehidupan makhluk lain)
    contohnya: tempat perkantoran.. contoh yang lebay sih.. tapi kalau dilepaskan di sana, kucingnya bisa berburu apa di sana?
    – lebih baik dilepaskan di tempat yang sepi lalu lintas, tetapi ada kehidupan lain seperti tikus, katak, cecak, ataupun kadal agar kucing pun dapat berburu makanan mereka. contohnya: taman atau di pinggir padang rumput

  • perhatikan kondisi
    saat dilepas, apakah langsung dilepas begitu saja? mungkin saja boleh kalau kucingnya sudah dewasa. Tetapi jika belum terlalu dewasa? lebih baik pakai box dengan alas koran agar hangat. Tetapi kardusnya jangan ditutup.. nanti malah ga bisa keluar lagi. Kalau bisa dilepas di tempat yang terlihat manusia. Bisa saja jika kucingnya belum terlalu dewasa, diambil dan diadopsi lagi kan?
    lepaskan agak sedikit jauh dari rumah, tujuannya supaya kucingnya ga bisa mencari jalan lagi balik ke rumah.

tetapi dibandingkan dengan membuang, bukannya lebih baik kalau kucingnya dirawat sendiri? atau lebih baik lagi jika kucingnya diberikan kepada orang lain untuk diadopsi juga. Toh lebih baik berusaha terlebih dahulu daripada benar-benar membuang anak kucingnya.

Tetapi ada yang lebih baik lagi. Daripada tidak menginginkan anak kucing terus-menerus, bukankah lebih baik induknya disteril saja? Gunanya adalah supaya kucingnya tidak bisa kawin lagi dan tidak mempunyai anak yang berlebih yang kemudian dibuang begitu saja. Tetapi harga untuk mensterilkan kucing tentu tidak murah, apalagi jika dilakukan oleh dokter hewan. Gw ke salah satu vet di Bandung saja harganya bisa sampai 500rban. Alangkah baiknya jika setiap kota mempunyai baksos yang digunakan untuk mensterilkan kucing-kucing, contohnya adalah Steril Yuk yang berada di Jakarta. Dengan demikian ongkos untuk mensteril satu kucing bisa dihemat sampai 80%.

(Mungkin di kota lain program steril seperti ini sudah ada, tetapi yang dibutuhkan adalah informasi secara berkala, jadwal, dan juga akses. ntah kenapa saya merasa hanya bisa mendapatkan info yang lengkap dari Steril Yuk saja)

Akhir kata, bagi yang sudah memiliki kucing ataupun belom, mudah-mudahan jika bertemu dengan anak kucing yang terlantarkan seperti saya, bisa mencoba untuk mengadopsi terlebih dahulu. Untuk yang belum pernah punya kucing sama sekali, makanan murah koq percaya deh, atau kalau masih belom bisa makan, bisa pakai susu non-laktosa. Untuk masalah pup atau kencing, bisa memakai pasir kucing. Karena pasir kucing sangat mahal per liter, bisa minta teman terlebih dahulu. Anak kucing juga pup dan kencing ga banyak (tidak seperti yang dewasa, menghabiskan pasir saja, apalagi kalau kencing 😒). Siapa tau saja dengan membawa masuk kucingnya terlebih dahulu, kalian jadi sayang dan suka sama kucing (seperti saya 😆)

Iklan

3 pemikiran pada “Dilarang Membuang Kucing Sembarangan!

  1. halo, saya juga suka dengan kucing
    di kostan ada 5 ekor, salah satunya sebut namanya niel umur sekiar 4 bulan
    dia mulai on heat dan mencari pasangan sehingga sering kabur dari kostan.
    ketika saya pulang kuliah kucing saya hanya tersisa 4 ekor, ternyata niel di buang ibu kost
    karena di kira kucing liar. menurut ibu kost di membuangnya di pasar, saya sudah mencari niel ke pasar
    yang di sebut si ibu tetapi sampai sekarang tidak menemukannya. saya sedih dan kasihan pada niel..
    saya berharap dia bisa menemukan jalan pulang..

  2. Saya juga punya kucing sebenernya itu kucibg buangan sh mash2 umur 2 Buln setengah lah ,lah kucing segitu bisa apa saya ambil lh kucing nya saya rawat , rela gua mati2An gkmakan enakgak beli parfum gak keluar cuman demi kucing Lah ternyata di kost diam2 gk boleh bawa kucing lah saya bingung nah saya ada solusi saya titip di lotte mart ciputat tangerang saya letain disitu yg sepi tapi di tempat pujaseranya kan pastinya dia betah ada mskanan juga tapi ternyata dia di buang sama petugas lotte nya rasanya saya gak ihlas sampe mati saya sampe bersumpah gak tau ini tingkah sata lebay norak atau apa gak tau tapi jujur saya sakit hati ‘saya mohon jika ada yang liet kucing kecil warna cream silver make kalung tolong info ke saya ya saya nangis mulu ke inget dia kan dia blom tau apa2 maap jadi curhat mohon ya klo liet kucibg ciri2 begitu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s