Sebelum masuk ke inti ceritanya, gw kasih cerita perkenalan dulu yak.

I had been struggling with my hair.. hmmm.. actually until now.

It is actually kind of hard searching for the perfect style for my hair, especially with my hair type.

Dari jaman smp dan sma, ntah kenapa gw ga terlalu ngerti dengan model-model rambut, mungkin karena gw dari dulu selalu dipilihin oleh nyokap, atau karena yaa potongan yang paling terlihat rapih dan mudah ya.. potong pendek. Culun yak.

Selain itu, gw juga ga ngerti seberapa sering sih cowok itu perlu potong rambut..
Alhasil, gw perlu tunggu sampe panjang bangetttt, dan akhirnya gw pun menyadari kalau gw perlu potong rambut.

Yang gw kesel adalah, rambut gw kalo kepanjangan malah jadi mengembang… seperti jamur..ย ๐Ÿ„

taken from kaskus

^begitulah kalau rambut gw dibiarkan panjang dan tak terawat sama sekali

Belakangan, gw pun mulai menyadari kalau gw perlu permak diri.. Jadi dalam pikiran gw, rambut gw itu sampah banget. Dan gw terkesan ga rapih ama sekali.

Tukang cukur gw pun bilang, rambut gw itu ribet. Dibandingkan orang-orang lain yang terlihat rapih di mata gw, tukang cukur gw bilang kalau rambut gw itu tipenya cenderung tebal dan kaku.. dan jarak antara rambutnya itu renggang-renggang.
Kalau terlalu pendek, ntar jadi rambut landak.. Kalau terlalu panjang malah jadi rambut jamur..
Intinya samping rambut gw itu susah banget dirapihin…

terlalu panjang jadi jamur
terlalu panjang jadi jamur

 

terlalu pendek malah jadi landak
terlalu pendek malah jadi landak

I have been experimenting with my hair (hahahaha #yolo :P)

Gw awalnya mulai dari bikin agak mohawk, sampe akhirnya gw mengenal berbagai jenis minyak rambut yang bisa membuat rambut gw lebih rapih. So I ditched the mohawk look (kalo dipikir-pikir, it sucks anyway :p)

Now, this would be my current hairstyle

Kalo gw googling, namanya sih undercut hair style. Kalo di internet, lebih terkenal dengan the Macklemore hairstyle huahaha karena sepertinya dia yang memopulerkan potongan rambut ini.

taken from howtohairgirl.com

 

Potongan rambut gw agak beda karena gw agak modif dikit, gw botakin cuman sebelah doank hihi, ini karena rambut gw cenderung tumbuh ke samping.

Cukup cerita perkenalannya ๐Ÿ™‚


Bulan Desember kemaren merupakan waktunya gw balik ke Jakarta. Sebelum gw balik ke rumah, tentu gw ga lupa potong rambut dulu, lumayan kan potongan rambut di deket kampus gw jauh lebih murah daripada di deket rumah lol, dan rambut gw cepet panjangnya, jadi harus dicukur sebulan sekali.

Jadi saat gw balik ke rumah bakal menjadi pertama kalinya keluarga gw melihat hasil potongan rambut gw.
Begitu gw uda sampe ke rumah, semua pada histeris.ย ๐Ÿ˜ฑ

They didnโ€™t like it.. (lol for me)๐Ÿ˜œ

Bokap gw bilang ga cocok buat gw.
Nyokap gw bilang image gw bisa ancur (emang uda ancur ya? #eeeh :p)
Adek gw bilang mirip alay-alay kampung

Sebenarnya, gw ga terlalu menggubris pernyataan mereka (I actually LOLed) tapi hal ini sempat membuat gw berpikir juga, kenapa ya sampai sebegitunya mereka membenci potongan rambut gw.. padahal di mata gw terlihat fine-fine aja tuh.. dibilang bagus banget sampai menyilaukan mata orang kaga tuh, dan dibilang jelek banget sampai membusukkan mata orang juga ngga hihiย ๐Ÿ™ˆ๐Ÿ™‰๐Ÿ™Š

Saat natalan tiba, itulah waktunya sanak saudara bersilaturahmi ke rumah untuk saling melepaskan kangen. Mereka pastinya menyadari dong kalau rambut gw berubahโ€ฆ tapi ternyata mereka bilang fine-fine aja tuh.. malah mereka bilang bagus-bagus aja.. Toh sekarang emang jamannya rambut itu kan.

Pernyataan adek gw sempet membuat gw berpikir, kenapa rambut seperti ini harus diasosiasikan dengan rambut alay?

Apakah karena banyak anak-anak (atau yang disebut adek gw sebagai anak kampung) memakai model rambut ini?

Memang sih kalo kita perhatikan, banyak sekali anak-anak di jalanan yang memakai model rambut ini, dan bahkan dimodif sedemikian rupa.. tapi apakah dengan demikian bisa langsung diasosiasikan sebagai rambut alay hanya karena karena banyak anak-anak yang memakai rambut ini, seakan-akan image orang yang memakai rambut ini menjadi jelek karena di Indonesia yang memakai model rambut ini lebih banyak anak-anak jalanan?

Mungkin saja mereka hanya mengikuti mode yang sedang trend kali? Kalau begitu tidak bisa disebut rambut alay dong? Toh yang memulai bukan anak-anak jalanan, yang memopulerkan juga bukan mereka? Mereka kan hanya mengikuti perkembangan mode, bahkan mungkin lebih mengikuti daripada orang-orang yang mengomentari mereka.

Dari situ, gw pun menyadari kalau dalam hidup, pasti ada yang menghakimi.. dan banyak orang pun pasti ga bakal selalu setuju dengan keputusan yang kita buat.. bukan hanya sekedar ga setuju, tapi sampai benci pun mungkin ada.

Padahal kalau dipikir itu baru potongan rambut doank loh.. potongan rambut gw juga ga ada hubungannya juga sama mereka, koq mereka yang ribut? Kan yang pakai ke luar gw, jadi seharusnya gw sendiri yang memutuskan apakah cocok atau tidak. Toh kalau pun nantinya gw menyadari ga bagus, tinggal gw ganti lagi~


I always envy people who feel confident with their hair, especially if they are the ones who decided to have it cut into a model where people find a bit weird. Gw bisa bilang mereka berani untuk tampil beda dan tampak tidak peduli dengan orang-orang yang mengomentari. Meskipun demikian, pasti ada aja orang yang melihat dengan aneh.

From what I have been reflecting, it actually teaches me to just be confident in whatever you do. Itโ€™s perfectly fine to try to be different, and learn to experiment a bit.. Dunia ga bakal seru kalau kehidupan semua orang itu monoton, harus ada orang-orang yang mau memulai trend yang beda supaya orang ga bosen dan stress.

However, you should also stay humble. Mungkin aja menurut kita apa yang kita lakukan bagus-bagus aja, tapi mungkin bagi orang lain ga banget.. bukan ga banget karena mereka ga bisa terima tanpa alasan yang jelas, tetapi memang apa yang kalian lakukan ga ada standarnya dan seharusnya bisa lebih baik. Mungkin saja orang-orang yang agak menyindir mempunyai saran yang lebih baik, kenapa tidak? We try to learn and experiment ourselves. Itโ€™s also a process of learning..

Another thing is.. learning not to be too judgmental ourselves. Setiap orang mempunyai keunikannya masing-masing. Daripada menyindir, lebih baik saling bertukar pandangan, siapa tau kalian bisa saling belajar atau pun bereksperimen satu sama lain (maksudnya apa ya :p, ya itulah lah ya hihihi)

One last thing.. Meskipun gw bilang kita bebas melakukan apa aja, ga berarti juga sebebas-bebasnya juga dong yak. Ingat juga kalau kita ini hidup berdampingan dengan orang lain, jadi jangan sampai merugikan diri sendiri maupun orang lain. Jika memang orang tidak senang dan mempunyai alasan yang jelas, jangan mengulangi kesalahan yang sama.
People can make mistakes, and so can we.. but it does not mean that we can’t change and learn from our mistakes..ย 

Tapi kalau orangnya hanya sekedar ga suka dan ngotot dengan keinginannya, yaaaa.. apa boleh buat…

One more..

 

Haters gonna hate, bitches!
Haters gonna hate, bitches!

Apakah gw akan bertahan dengan model rambut gw selamanya? Mungkin iya… mungkin juga tidak..
Kalau ada model yang (menurut gw) lebih baik, kenapa tidak?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s