Record Store Day (Part 1)

Originally posted on 20th April 2014

 

Tanggal di saat gw sedang menulis posting ini yaitu tanggal 19 April 2014. Hari ini merupakan Record Store Day 2014!!
sedikit googling, Record Store Day itu diadain setiap hari Sabtu yang jatoh pada minggu ketiga bulan April.

Gw ga tau gimana perayaan event di Jakarta, yang pasti gw hanya bisa menemukan ini

Posisi gw saat ini sih di Bandung, dan Bandung juga mengadakan Record Store Day yang digelar di Institut Francais Indonesia.

Kalo liat di instagram gw, IFI ternyata tempatnya kecil juga yak?
yang pasti terdapat beberapa stand yang menjual record sekaligus mempromosikan record label mereka juga. Karena banyak orang yang mondar-mandir dan juga sibuk melihat2 barang seperti CD, kaset, dan vinyl, tempatnya juga jadi mayan padet.

acaranya sih sampe malem dengan berbagai band manggung, tapi sayangnya gw agak males menunggu sampai akhir acara (karena gw pergi sendiri dan ga ada temen )

kali ini ngomong sesuatu yang serius ah.

gw demen banget mengikuti perkembangan musik. Bagi gw revolusi musik itu seperti sejarah, tapi dalam format yang lebih asyik. Gw jadi hapal lagu-lagunya, musisi-musisinya, dan dari situ gw jadi tau kejadian pada tahun tersebut dan situasi apa yang dialami para musisi.

musik yang gw paling ikutin itu musik barat (sebutannya kenapa barat ya?) maksudnya musik yang dinyanyikan dalam bahasa inggris. Dan kalo orang nanya gw, genre seperti apa yg gw ikutin, gw bakal sebut top 40. And literally top 40. Top 40 dari tahun 50an sampai sekarang

50an itu masih jaman2nya rock n roll dan doo-wop, dan gw ikutin sampai musiknya berevolusi sampai ada tiba2 cabang musik bisa banyak banget.. tiba2 rnb ada soul, motown, disco, hard rock, metal, reggae, dan musik2 di jaman gw lahir ternyata teknologi baru dipakai dengan mantap. Istilahnya musik di jaman kita itu gado-gado banget.. (kalo dulu gado-gado, berarti sekarang gado-gadonya uda dijus jadi halus banget #apaansih)

you should see my music collection on my ipod to believe it

anyway, gw bakal ngomongin tentang penjualan records.

anak-anak muda baru mulai diklasifikasi sebagai remaja pada tahun 50an karena musik rock n roll. awalnya dimulai oleh Little Richard. dulu anak-anak muda mah kerja cari duit, makanya masa2 “remaja” uda disebut sebagai “dewasa”. Kebayang kalo anak2 50an itu uda punya anak? berarti 20 tahun kemudian bakal di tahun 70an.
ternyata record itu mulai populer di tahun 70an, istilahnya meledak lah.. populer banget.

kalo di tahun 50an, hanya terdapat beberapa record label saja dan hanya beberapa musisi saja yang bisa mengakses record label tersebut, di tahun 70an tiba2 banyak banget musisi yang bisa membuat record sendiri malah. Vinyl jadi ngehits banget, dan toko musik jadi banyak banget (di luar negri)
di saat itu, semua tenang2 aja. toh penjualan lancar2 aja..

…sampai tiba2 ada teknologi baru yang namanya CD. ga ada yang antisipasi penjualan CD dan banyak toko yang uda investasi di vinyl yang banyak.
dan tiba2 mulai muncul yang namanya ipod.
jreng jeng, ternyata banyak toko musik yang ga anggap serius.. sampai semuanya terlambat. Musik jadi dijual murah, dan bahkan hampir gratis karena pembajakan dan segala macem.

toko2 musik pun tutup karena penjualan fisik menurun. sedih banget ya..

tapi untuk musisi dengan label independent, ternyata di tahun 2012 sedang mengalami perubahan. sepertinya label indie mempunyai eksklusifitas sendiri sehingga orang justru mau membeli cd mereka. kan lumayan sekalian menambah koleksi dan sekaligus pamer. bangga gitu beli CD.

sepertinya generasi sekarang itu beneran generasinya hipster ya
gile ga gaul banget lo dengerin musik itu, mending dengerin yang ini belom pernah ada yang denger

continued on the next post

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s